Ini lah topik yang di angkat koran RB hari ini, sabtu, 16 April
2016. Jalan merupakan sarana transportasi pital yang di butuhkan oleh
masyarakat. Tak terbayangkan jika di negeri ini tidak ada akses jalan
tansportasi, tentu kita tidak akan bisa bergerak kemana mana, apa lagi untuk
mengangkut hasil bumi untuk di pasarkan.
Jalan yang mulus dan baik adalah impian dari setiap orang.
Dengan mulusnya jalan, akses transportasi akan menjadi lancar, semua hasil bumi
bisa di pasarkan, kehidupan masyarakatpun akan menjadi lebih sejahtera.
Di Bengkulu utara misalnya ada sepanjang 800 Km jalan yang
rusak, kerusakan ini merupakan yang terbesar di propinsi Bengkulu, dan terparah
lagi kerusakan itu merupakan jalan kabupaten, yang sejati nya adalah merupakan
tanggung jawab pemerintah kabupaten,
kita tidak menampik memang, jalan itu tidak semata mata menjadi
tanggung jawab pemerintah kabupaten, ada jalan propinsi, ada jalan kabupaten,
ataupun ada jalan desa. Terlepas dari tanggung jawab masing masing, yang
masyarakat tahu adalah jalan merupakan tanggung jawab pemerintah, baik itu
pemerintah propinsi maupun pemerintah kabupaten.
Mayoritas kerusakan jalan ini terjadi di Kec. Padang Jaya, Giri
Mulya, Batik Nau, Putri Hijau, Ulok Kupai, Pinang Raya dan marga sakti sebelat
begitu Berita RB kemukakan. Miris memang, Kabupaten Bengkulu Utara merupakan
salah satu kabupaten tertua dan terluas di Propinsi Bengkulu pada era sebelum
tahun 2000an, stelah kemudian pecah menjadi 3 kabupeten, yakni, Mukomuko dan
Benteng. yang seharusnya pembangunan di kabuten ini jauh lebih maju di
bandingkan kabupeten kabupaten lain di propinsi Bengkulu.
Namun saya tersenyum ketika membaca pendapatnya kadis PU BU, dia
menuturkan bahwa Jalan di Bengkulu Utara semuanya masih bisa di lintasi. Ya
iyalah bos, kalo jalan yang tdk bisa dilintasi itu, namanya bukan jalan, tapi
jalan pikiran..hahahaaa
Namun harapan itu tentu masih ada, tertumpu pada Bupati terpilih
Ir. Mian. Semoga program program di bidang pembangunan infrastruktur akan
segera terealisasi. Kami Tunggu pak Bupati.
Penulis: Hairi Yanto,
Ketua Umum Forum Pemuda dan Mahasiswa Pekal Bengkulu Utara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar